Friday, September 6, 2013

Kuliah di Jurusan Sastra Inggris? Mau Kerja Jadi Apa?

Picture taken from www.123rf.com through www.google.com

Saya adalah mahasiswa Sastra Inggris yang tengah duduk di semester 5. Selama 5 semester itulah, tidak sedikit orang yang bertanya pedas pada saya, “Ngapain kuliah Sastra Inggris kalau ada kursus Bahasa Inggris?”. Tidak sedikit pula yang bertanya, "Sastra Inggris? Kalau lulus nanti, mau kerja jadi apa?". Ada pula yang langsung berasumsi, "Oh, pengen jadi guru Bahasa Inggris ya?". Ya, untuk yang satu ini saya sedikit maklum karena banyak orang yang menyamakan Sastra Inggris dengan Pendidikan Bahasa Inggris yang sebenarnya berbeda.

Untuk pertanyaan yang pertama, jujur saja, awalnya saya merasa terhina mendengar hal tersebut. Namun, semakin saya bertahan untuk berkuliah di jurusan ini, saya semakin tahu dan yakin bahwa pertanyaan tersebut adalah pertanyaan yang mudah sekali untuk dijawab. Jadi, kuliah di Jurusan Sastra Inggris sangat berbeda dengan kursus Bahasa Inggris karena saat kuliah di jurusan tersebut, mahasiswa tidak hanya dituntut untuk aktif berbahasa Inggris baik secara lisan maupun tulisan seperti yang diajarkan di kursus-kursus Bahasa Inggris, melainkan juga harus benar-benar mendalami berbagai ilmu yang dapat diimplementasikan saat lulus kelak. Satu perbedaan yang paling mencolok dari kuliah di Jurusan Sastra Inggris dan ikut kursus Bahasa Inggris adalah mahasiswa Sastra Inggris mempelajari bahasa asing lain selain Bahasa Inggris yang tentunya tidak akan didapatkan di kursus Bahasa Inggris. Benar bukan?
Untuk pertanyaan kedua, saya akan menjawabnya setelah pertanyaan ketiga karena kedua pertanyaan tersebut saling berhubungan. Ya, sesuai dengan nama jurusannya, lulusan Pendidikan Bahasa Inggris sudah diarahkan untuk menjadi pendidik atau pengajar Bahasa Inggris. Maka, perkuliahannya pun terkonsentrasi pada kurikulum pengajaran Bahasa Inggris. Sedangkan lulusan Sastra Inggris memiliki prospek kerja yang lebih luas karena materi yang didapat ketika kuliah memang lebih luas dan lebih dalam dibanding dengan Pendidikan Bahasa Inggris. Perbedaan lainnya dapat dilihat dari gelar yang didapat oleh lulusannya. Lulusan Pendidikan Bahasa Inggris mendapat gelar S.Pd (Sarjana Pendidikan), sedangkan lulusan Sastra Inggris dari Fakultas Sastra atau Fakultas Bahasa dan Sastra mendapat gelar S.S (Sastra Sastra) serta lulusan Sastra Inggris dari Fakultas Ilmu Budaya mendapat gelar S.Hum (Sarjana Humaniora).
Lebih lanjut, mahasiswa Sastra Inggris dapat memilih peminatan seperti linguistics (bahasa), literature (sastra), dan cultural studies (kajian budaya) di tahun kedua perkuliahannya. Di peminatan linguistics, mahasiswa akan mendalami ilmu bahasa seperti morphology, language planning, syntax, semantics, sociolinguistics, pragmatics, discourse analysis, psycholinguistics, functional grammar, dan lain-lain. Sementara itu, di peminatan literature, mahasiswa akan mendalami ilmu sastra seperti English prose, history of English literature, stylistics, theory of literature, contemporary English poetry, contemporary English prose, contemporary English drama, sociology and psychology of literature, dan lain-lain. Sedangkan untuk peminatan cultural studies, ada universitas yang menyediakan pilihan American Cultural Studies, British Cultural Studies, dan lain-lain. Berhubung kampus saya tidak menyediakan pilihan seperti itu dan hanya menyediakan peminatan American Cultural Studies, jadi saya hanya dapat menerangkan peminatan ini. Di peminatan ini, mahasiswa akan mendalami ilmu budaya seperti American history, American popular culture, thematic film studies, culture criticism, American literature and society, issues in American intellectual history, ethnic and ethnicity in US, cross cultural understanding, dan lain-lain.
Selain itu, seluruh mahasiswa Sastra Inggris juga mempelajari berbagai materi seperti bahasa asing (Bahasa Jepang, Korea, Perancis, Belanda, dan lain-lain), Bahasa Indonesia, religious education, physical education, listening, listening and note taking, writing, reading, speaking, interpreting, translation, grammar, civics, basic natural science, philosophy, phonetics and phonology, British life and institution, business correspondence, IELTS Preparation, entrepreneurship, information technology, statistics, public relation, English language teaching, journalism, dan lain-lain. Tentunya, bahasa pengantar yang dibawakan dosen-dosen saat perkuliahan adalah Bahasa Inggris.
Untuk prospek kerja lulusan Sastra Inggris sendiri, sejauh ini saya mendapat banyak informasi baik dari media, dosen, alumni, dan orang-orang dari institusi-institusi swasta serta pemerintah yang pernah saya temui. Prospek kerja lulusan Sastra Inggris adalah diplomat, reporter, broadcaster, news anchor, HRD, foreign affairs (Kemenlu) officer, interpreter, translator, bank officer, customer service, writer, editor, copywriter, PR, linguist, entrepreneur, tour guide, dosen, dan masih banyak lagi.

Bagi saya, yang terpenting dari semua itu adalah bagaimana cara saya untuk selalu berpikir positif dan memaksimalkan diri saya agar kelak dapat menjadi lulusan Sastra Inggris yang tidak sekadar lulus, melainkan juga mendapat pekerjaan yang membanggakan bagi orang tua dan bermanfaat bagi orang banyak. Fighting!

111 comments:

  1. wah... terima kasih banyak...
    sangat inspiratif dan semakin meyakinkan saya untuk kuliah sastra inggris...

    thanks a lot...

    ReplyDelete
  2. mas saya juga tahun dpan mau lulus SMK dan katanya kemungkinan kecil smk bisa lanjutin skuliah. kalo ia. gimana suapaya ssaya bisa masuk ke universitas yang bagus dengan status smk?
    dan saya pengen ambil jurusan b.inggris tapi kemampuan b.inggris saya tidak terlalu bagus, apakah masuk jurusan b.inggris itu harus bisa berbahasa inggris ya mas??

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah, baru kali ini saya dipanggil "mas". Padahal foto dan nama saya keliatan cewek banget loh! Haha
      Setahu saya, lulusan SMA dan SMK punya peluang yang sama untuk kuliah.
      Teman sekelas saya di Undip ada yang lulusan SMK tuh :)
      Untuk kuliah di Jurusan Inggris, tidak perlu punya kemampuan berbahasa Inggris yang sangat bagus karena tes yang harus dilalui untuk diterima di jurusan tsb sama seperti tes untuk masuk di jurusan lain, yaitu tes tertulis umum.
      Toh saat kuliah, pelajaran yang akan diterima dimulai dari nol.
      Jadi, jangan takut merasa tidak bisa apa-apa hehe
      Tetap semangat ya, semoga sukses! :)

      Delete
  3. bagus banget kak postingannya, semakin pengen banget nih masuk sasingnya PTN, oiya kak aku juga lulusan SMK tahun ini dan udah daftar jalur undangan di UB, apa lulusan SMK dipertimbangkan ya kan? kadang jadi minder nih soalnya kan yang diprioritaskan lulusan SMA dulu.
    terus mata pelajaran yang pertimbangan untuk bisa masuk sasing apa aja kak? makasih :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah, terima kasih :)
      Setahu saya, lulusan SMA dan SMK punya peluang yang sama untuk lolos ke PTN manapun. Jadi, tetap semangat ya, jangan minder!
      Kalau mata pelajaran yang dipertimbangkan untuk masuk Jurusan Sastra Inggris, maaf sekali, saya tidak tahu karena saya tidak tahu bagaimana sistem penilaian masuk PTN :(
      Semoga sukses ya, jangan minder lagi loh.
      Kamu pasti bisa! :D

      Delete
  4. Kak emang kuliah sastra inggris itu susah ya untuk orang yang ga terlalu lancar b.ing? Aku mau masuk sastra inggris tp jd takut duluan karna ada yg ngmong gitu, pdahal aku pilih sastra inggris karna aku mau bgt menguasai b.ing

    ReplyDelete
  5. Kak emang kuliah sastra inggris itu susah ya untuk orang yg ga terlalu lancar b.ing? Aku mau masuk sastra inggris tp karna ada yg ngmonh gitu aku jd takut duluan, padahal aku pilih sastra inggris karna mau bgt bisa menguasai b.ing dan prospek kerja kedepannya itu luas

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yup, prospek kerja Sastra Inggris memang sangat luas :)
      Ah, kuliah Sastra Inggris nggak susah kok!
      Banyak yang di awal perkuliahan masih nggak paham sama Bahasa Inggris, tapi lama-lama jadi bisa karena terbiasa dan terbiasa karena adanya pembiasaan.
      Dulu, aku nggak bisa ngomong Bahasa Inggris kayak sekarang.
      Tiap mau ngomong, harus nulis dulu, mikir grammar-nya benar atau salah, structure-nya benar atau tidak, buka kamus dulu untuk cari terjemahan kata, terus ngomongnya harus sambil baca haha.
      Tapi saat berkuliah di Jurusan Sastra Inggris, asalkan kamu punya tekad untuk belajar, pasti kamu bisa melewati semua proses itu dengan mudah. Lebih bagus lagi kalau kamu ikut kegiatan di luar perkuliahan untuk menunjang kemampuan berbahasa Inggrismu, seperti Organisasi Debat Bahasa Inggris atau Klub Simulasi Sidang Perserikatan Bangsa-Bangsa.
      Ketika jadi mahasiswa Sastra Inggris nanti, kamu mungkin bisa lebih sering tertawa.
      Orang-orang yang selama ini kamu anggap bisa berbahasa Inggris dengan baik, ternyata punya banyak kekurangan yang tidak ia ketahui dan tanpa ia sangka, kamu bisa memperbaikinya :)
      Jadi, jangan takut ya!
      Setiap proses pembelajaran pasti punya kisahnya masing-masing kan? Hehe.
      Semangat ya, semoga sukses! ;)

      Delete
  6. Kak emang kuliah sastra inggris itu susah ya untuk orang yg ga terlalu lancar b.ing? Aku mau masuk sastra inggris tp karna ada yg ngmonh gitu aku jd takut duluan, padahal aku pilih sastra inggris karna mau bgt bisa menguasai b.ing dan prospek kerja kedepannya itu luas

    ReplyDelete
  7. Kak emang kuliah sastra inggris itu susah ya untuk orang yg ga terlalu lancar b.ing? Aku mau masuk sastra inggris tp karna ada yg ngmonh gitu aku jd takut duluan, padahal aku pilih sastra inggris karna mau bgt bisa menguasai b.ing dan prospek kerja kedepannya itu luas

    ReplyDelete
  8. sebelumnya, salam kenal ya kak:) bagus kak postingannya ! saya juga masuk sastra inggris, baru mulai tahun ini tapi hehe... tadinya sempet ragu lagi sih, tapi abis liat postingan kaka ini jadi semangat lagi. :))

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hai, salam kenal juga :)
      Wah, terima kasih. Senang bisa berbagi semangat :D
      I do even feel the same way, keraguan itu ada.
      Tapi semakin lama bertahan di Sastra Inggris, pemikiranku jadi berubah dan justru semakin bersyukur bisa kuliah di jurusan ini hehe
      Tetap semangat! :)))

      Delete
  9. hi kak makasi ya postingan.a
    ak bingung ni mau pilih jurusan sastra inggris atau bahasa inggris
    minta saran.a ya kak

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hai, terima kasih :D
      Pilihan itu tergantung minat kamu sendiri agar kuliah menjadi menyenangkan ketika dijalani hehe.
      Setahu saya, sastra bertumpu pada kajian isu-isu yang ada pada artefak sastra, seperti puisi, lagu, novel, film, drama, dan lain-lain.
      Sedangkan bahasa bertumpu pada kajian seputar bahasa yang terjadi di sekitar kita, bagaimana mengukur pemahaman seseorang tentang bahasa, ilmu-ilmu turunan dari bahasa, dan lain-lain.
      Namun, baik bahasa maupun sastra, kamu akan tetap mendapatkan materi perkuliahan yang bersifat umum, seperti grammar, pronunciation, writing, translation, speaking, dan lain-lain.
      Nah, silakan tentukan, mana yang lebih menarik minatmu? :)

      Delete
  10. Mau nanya ini bos . Ada yang nanya kwn saya . Dia ngambil D3 bahasa inggris kalo mau lanjut ke s1 sastra inggris banyak sks yang beda ga ia bos

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah, maaf, sayang sekali saya tidak mencicipi bangku D3 dan langsung ke S1.
      Jadi, saya tidak tahu detailnya hehe
      Yang jelas, perbedaan itu pasti ada. Jumlah sks S1 jelas lebih banyak dari D3, mata kuliahnya pun banyak yang berbeda mengingat S1 merupakan kelanjutan jenjang D3.
      Namun, jika sudah lulus dari D3 Bahasa Inggris, akan lebih mudah dan cepat memahami materi saat duduk di bangku S1 Sastra Inggris nanti karena sudah memahami materi-materi dasarnya.
      Salam untuk kawanmu :)

      Delete
  11. Assalamualaikum

    Mbak nina saya mau curhat,
    Saya udah mendaftar di salah satu PTS dan bulan agustus sudah mulai masuk awal proses perkuliahan tapi saya masih ragu nih dengan prospek kerja sastra inggris selain pasti lulusanya hanya paling banyak menjadi guru.

    Mohon dong mbak nina saranya O:-)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Waalaikumsalam :)
      Wah, salah tuh.
      Guru Bahasa Inggris merupakan lulusan Jurusan Pendidikan Bahasa Inggris, bukan Sastra Inggris. Ingat ya, kuncinya ada pada kata "pendidikan" hehe
      Saya kurang paham, kamu ragu karena PTS atau Jurusan Sastra Inggris?
      Kalau masih ragu, jangan segan tanya senior dan dosen tentang pekerjaan alumni yang mereka tau.
      Kalau senior-senior yang saya kenal, kebetulan saya kuliah di PTN, mereka banyak yang bekerja di luar negeri, perusahaan nasional Indonesia, kedubes, dan kemenlu.
      Ada pula yg bekerja di kantor pemerintahan lainnya karena setiap kantor pemerintahan menyediakan lowongan untuk lulusan Sastra Inggris.
      Kuncinya, kata mereka, coba untuk mencari skill lain untuk mendukung potensi yang kita dapat dari kuliah di Jurusan Sastra Inggris.
      Misalnya, belajar Bahasa Perancis, mengikuti lomba menulis/debat/simulasi sidang PBB, dan menjadi pengurus BEM (untuk mengasah skill kepemimpinan).
      Jika kita memiliki skill lain, tentu perusahaan dan kantor pemerintahan baik dalam maupun luar negeri akan tertarik dengan kita.
      Begitulah tips dari senior-senior saya yang akhirnya memantapkan saya untuk melanjutkan studi di Jurusan Sastra Inggris hingga sekarang :)
      Semoga bermanfaat ya.
      Semangat! :D

      Delete
  12. thanks neng artikelnya, ini dpt menjd sebuah dorongan buat ane. Alhamdulillah
    ane kan lolos SBMPTN dan diterima di Sastra Inggris UNS tp sedikit apatis gitu, khawatir dgn kedepannya gimana gitu. tp setelah browsing2 ke berbagai situs dan akhirnya terdampar ke sini, ane semakin mantep dan yakin utk mengambilnya :)

    Thanks a lot sister and good luck :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wow, hebat!
      Selamat ya, semoga ilmu yg didapat nanti bisa bermanfaat :)
      Jangan langsung pengen belajar yg susah ya, di awal perkuliahan pasti dapat materi dasar dulu, setelah itu............ hahaha
      Tetap semangat ya!
      Terima kasih kembali dan sukses juga buat kamu :D

      Delete
  13. terimakasih ka postingan nya inspiring banget :) salam kenal ka :)
    aku alhamdulillah thn ini masuk ke PTN UIN SGD jurusan sastra inggris, banyak yg nanya termasuk ortu klo kuliah sastra inggris itu prospek kerjanya apa, aku sih milih jurusan ini karna basicly aku suka b.inggris, aku jga suka sastra puisi, jdi mikirnya prospeknya jga luas. oya, klo diUIN kan sastra inggris itu masuk ke fakultas adab&humaniora, gelarnya pun S.Hum . ada bedanya ga sih ka antara S.S sama S.Hum ??

    ReplyDelete
  14. terimakasih ka postingan nya inspiring banget :) aku thn ini masuk PTN UIN SGD jurusan sastra inggris, banyak orang yg nanya termasuk ortu, klo kuliah sastra inggris itu prospek kerja nya jdi apa, aku sih milih jurusan ini karna basicly aku suka b.inggris, aku jga suka sastra puisi, jdi mikirnya prospeknya juga luas. oya, mau nanya klo diUIN kan sastra inggris itu masuk ke fakultas adab dan humaniora, gelarnya pun S.Hum, nah ada bedanya ga sih ka antara S.S sama S.Hum ?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wow, keren!
      Selamat ya, semoga ilmunya bermanfaat :D
      Mau komentar dikit ah, yang benar "basically" bukan "basicly" hehe
      Bedanya S.S. dan S.Hum. itu cuma karena nama fakultasnya beda.
      Lulusan Fakultas Sastra dapat gelar S.S. (Sarjana Sastra), sedangkan lulusan Fakultas Ilmu Humaniora dapat gelar S.Hum. (Sarjana Humaniora).
      Sukses ya! :)

      Delete
  15. Kak terimakasih banyak postingannya hehe
    Kak kalok boleh tau setiap kakak ditanyaki "mau kerja apa kalok sudah lulus" kakak jawab kerja apa?terus knp milih itu kak hehe soalnya aku blm masih ada bayangan sm sekali untuk memilih kerja apa karena wawasannya msh dangkal bgt soal itu hehe

    Oya kak cara biar mudah listening itu gimana kak yaa haha selain didengerin loh kak!krn itu pasti:D
    Terimakasih kak salam kenal kak yaaa ;;)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terima kasih juga udah baca :)
      Dulu, aku juga bingung kalau ada orang yang tanya kayak gitu ke aku.
      Tapi sekarang aku udah mantap jawab sesuai keinginanku: kerja di Kemenlu (Kementerian Luar Negeri), Kedubes (Kedutaan Besar), atau KBRI (Kedutaan Besar Republik Indonesia), atau di media massa karena aku punya pengalaman di bidang jurnalistik hehe

      Belajar listening ya memang harus dengan cara mendengarkan haha
      Menurutku, belajar listening yang paling asyik lewat lagu dan film yang pakai subtitle Bahasa Inggris.
      Dari situ, kita bisa tahu bagaimana tulisannya dan pengucapannya.
      Kita juga bisa repeat lalu menirukan ucapan itu hehe

      Iya, sama-sama ya.
      Salam kenal juga, sukses selalu :D

      Delete
    2. Hehe terimakasih banyak kak yaa jawabannya sm solusinya ..
      Amin kak kakak juga ;3

      Delete
    3. Hehe terimakasih banyak kak yaa jawabannya sm solusinya ..
      Amin kak kakak juga ;3

      Delete
    4. Amin... Terima kasih kembali :)

      Delete
  16. Kak terimakasih banyak postingannya hehe
    Kak kalok boleh tau setiap kakak ditanyaki "mau kerja apa kalok sudah lulus" kakak jawab kerja apa?terus knp milih itu kak hehe soalnya aku blm masih ada bayangan sm sekali untuk memilih kerja apa karena wawasannya msh dangkal bgt soal itu hehe

    Oya kak cara biar mudah listening itu gimana kak yaa haha selain didengerin loh kak!krn itu pasti:D
    Terimakasih kak salam kenal kak yaaa ;;)

    ReplyDelete
  17. Hai kak, makasih banget udah mau share pengalamannya. Alhamdulilah saya keterima sasing undip, masih bingung karena orang-orang di sekitar saya punya pikiran kayak di paragraf pertama postnya kakak. Setelah baca postnya kakak saya jadi tambah yakin dan bisa jadi dorongan :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, sama-sama :)
      Wah, aku juga di Undip loh. Aku angkatan 2011 hehe
      Rajin-rajin ikut acaranya EDSA ya.
      Dari acara-acara itu, kamu bisa tahu pengalaman-pengalaman kakak angkatan lain yang sering share pengalamannya lewat acara-acara yang diadain EDSA.
      Sukses selalu ya :D

      Delete
  18. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hai juga Meutia, maaf baru dibales :")
      Oh, jelas bisa dong. Bisa jadi penerjemah lepas atau bahkan penerjemah bersertifikat.
      Kalau mau jadi penerjemah bersertifikat, ada sumpah penerjemah ya semacem dokter gitu harus disumpah baru punya sertifikat.
      Kalau jadi dosen, tentu bisa dong.
      Bahkan semua jurusan butuh dosen dari Sastra Inggris buat ngisi Mata Kuliah Bahasa Inggris yang wajib buat semua jurusan.
      You're very welcome!
      Semangat ya, semoga lolos. Aminnnnn :)

      Delete
  19. hai ka:) postingannya keren..
    ka aku dulu pengen ambil psikolog cuma keluarga kurang setuju ambil hukum juga begitu dan sekarang tiba2 dateng dipikiran sendiri sastra inggris aja. aku juga ambil sastra inggris sekarang tadinya agak ragu setelah baca ini jadi semngat banget dehhh:) cuma kalo ada yg sering nanya "ih sastra inggris itu susah loh lulusnya". jadi keder sendiri nih ka. emang sulitnya disastra gimana ka? menurut kaka apa yg yg harus aku perdalam lagi ya?

    ReplyDelete
  20. hai kak postingannya keren deh :)
    aku sebelum pilis sastra inggris aku ambil psikolog cuma keluarga juga kurang setuju ambil hukum juga begitu terus pada akhirnya aku ambil sastra belum kepikiran dr kemarin2 tp setelah baca post ini jdi lebi semangat. tapi ada beberapa yg bilang "sastra inggris susah lulusnya loh, kerjanya gimana?". aku jadi ikut keder ka sulitnya tuh apanya? terus apa aja yaka yg harus lebih aku dalamin? thanks sebelumnya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hai, Mega. Thanks for reading anyway :)
      Ah, kalau masalah susah lulus sih tergantung pribadi masing-masing.
      Kalau rajin dan niat, pasti cepet kok lulusnya.
      Kalau masalah kerja, karena Sastra Inggris itu prospeknya luas, jadi jangan khawatir masalah kerjaan.
      Yang penting, bekali dirimu dengan skill lain selain kemampuan Bahasa Inggris jadi kamu punya nilai lebih dibanding lulusan Sastra Inggris yang lain.
      Semangat ya! :D

      Delete
  21. Hai kak. Aku mau tanya. kalo misalkan aku mau ambil jurusan sastra di UIN kan dia masuknya di fakultas Adab dan Humaniora, berarti nanti gelarnya jadi S.Hum ya? Terus bedanya kalo aku ngambil sastra inggris di fakultas bahasa sm fakultas humaniora apa? Lebih bagus mana ya?
    Mohon sarannya kak. Terimakasih...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya bener, kalau Jurusan Sastra di Fakultas Humaniora, gelarnya jadi S.Hum.
      Kalau soal bagus yang mana, setauku nggak ada bedanya, yang membedakan cuma gelarnya aja.
      Jadi, mau ada di fakultas apapun, Jurusan Sastra Inggris punya akreditasinya sendiri terlepas dari nama fakultasnya.
      Yang jelas, walaupun sama-sama Jurusan Sastra Inggris, tiap universitas punya kebijakan masing-masing tentang penentuan mata kuliah yang digelar.
      Semangat ya, semoga sukses :)

      Delete
  22. salam ka....
    kak aku mau nanya ni kalu ngambil bahasa dan budaya(bhs inggris) itu kira2 peluang pekerjaannya sma gak kya sastra inggris dan mendapat gelar apa ya....

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hai, salam juga :)
      Kalau Bahasa Inggris, mungkin peluang kerjanya hampir sama dengan Sastra Inggris.
      Tinggal lihat saja, jurusan itu D3 atau S1, lalu apakah dari Fakultas Pendidikan dan Ilmu Keguruan, Fakultas Ilmu Budaya, atau Fakultas Sastra.
      Lulusan Fakultas Pendidikan dan Ilmu Keguruan tentu peluang kerjanya di bidang pendidikan, tapi lulusan Fakultas Ilmu Budaya dan Fakultas Sastra justru peluang kerjanya selain bidang pendidikan (kecuali ingin jadi dosen).
      Fakultas menentukan gelar yang didapat.
      Kalau dari Fakultas Pendidikan dan Ilmu Keguruan, lulusannya dapat gelar S.Pd, kalau dari Fakultas Ilmu Budaya dapat gelar S.Hum, kalau dari Fakultas Sastra dapat gelar S.S.
      Sepertinya masalah gelar ini sudah aku jelaskan di artikel ini hehe

      Delete
  23. nice psot ka! hallo ka nina... apakabar? anyway kaka sastra inggris di undip ya? gimana di undip ka? seru? kebetulan sekali tahun depan aku mau ikut snmptn dan aku masih sedikit labil soal fakultas...tapi setelah membaca postingan kaka aku jadi lebih fix buat masuk sastra inggris...especially sastra inggris undip...sepertinya menarik sekali... so thanks for the post ka ;)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hai, iya aku kuliah di Sastra Inggris Undip.
      Awalnya, aku emang kurang menikmati kuliah karena aku nggak pengen kuliah di jurusan ini.
      Tapi, setelah kenal para dosen dan kakak tingkat yg punya pemikiran luar biasa, apalagi teman-temanku sangat bangga dg jurusan ini, aku jadi sangat bersyukur dan menikmati kuliah disini.
      Kuliah disini nggak semata-mata belajar karena jurusan, para dosen dan kakak tingkat selalu mendorongku buat ikut kegiatan yg bisa nambah skill dan setelah aku ikutin saran itu, aku semakin semangat kuliah.
      Saran dari mereka benar-benar aku rasain manfaatnya sampai sekarang loh.
      Semangat ya buat snmptn nya.
      Semoga lolos di jurusan dan universitas yang kamu pengen. Amin :)

      Delete
  24. kak saya masih mahasiswa baru, kemaren saya lolos lewat jalur sbmptn di prodi sastra nggris, tapi emang itu bukan pilihan yg pertama saya jadi sebenernya saya belum bgtu bisa bhasa inggris, saya wkt itu milih pilihan sastra inggris di pilihan ke-2 dan ke-3 ya karena memang saya baru cm suka dan pengen bisa memperdalam bahasa inggris ini. nah krena itu jga saya lumayan kaget wkt prtama dosen masuk dari awal dia ngomong smpe dia keluar ruangan ngomongnya lngsung pke bhasa inggris trus, saya yg mmang msih pemula jd sdikit takut wkt itu, apalagi wkt saya tnya sastra inggris itu plihan kbrapa klian kepada bbeapa tman skelas saya yg mereka smua jg sama2 lolos dri jalur sbmptn, dan trnyata kbanyakan memang ini pilihan prtama mereka, ya memang trlihat bberapa sudah lebih mahir dlm bhasa inggris ini. itu mmbuat saya jd trkadang takut kak, tolong dong mnurut kk gmna lngkah2 saya di awal2 perkuliahan ini bisa mengimbangi atau bahkan melebihi yg lainya dan tntu saja bisa menghilangkan sdikit rsa pesimis saya ini
    trimakasih

    ReplyDelete
  25. kak saya masih mahasiswa baru, kemaren saya lolos lewat jalur sbmptn di prodi sastra nggris, tapi emang itu bukan pilihan yg pertama saya jadi sebenernya saya belum bgtu bisa bhasa inggris, saya wkt itu milih pilihan sastra inggris di pilihan ke-2 dan ke-3 ya karena memang saya baru cm suka dan pengen bisa memperdalam bahasa inggris ini. nah krena itu jga saya lumayan kaget wkt prtama dosen masuk dari awal dia ngomong smpe dia keluar ruangan ngomongnya lngsung pke bhasa inggris trus, saya yg mmang msih pemula jd sdikit takut wkt itu, apalagi wkt saya tnya sastra inggris itu plihan kbrapa klian kepada bbeapa tman skelas saya yg mereka smua jg sama2 lolos dri jalur sbmptn, dan trnyata kbanyakan memang ini pilihan prtama mereka, ya memang trlihat bberapa sudah lebih mahir dlm bhasa inggris ini. itu mmbuat saya jd trkadang takut kak, tolong dong mnurut kk gmna lngkah2 saya di awal2 perkuliahan ini bisa mengimbangi atau bahkan melebihi yg lainya dan tntu saja bisa menghilangkan sdikit rsa pesimis saya ini

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hai, Faizal. Jangan pesimis dan minder dong...
      Bahkan aku masuk Jurusan Sastra Inggris lewat jalur Ujian Mandiri dan itu pilihan ketiga lho, tapi aku punya prinsip "jalani yang harus dijalani".
      Awalnya, aku juga sempat minder karena teman-temanku dulunya anggota Klub Debat SMA yang udah casciscus Bahasa Inggris, sedangkan aku harus memulai semuanya dari nol.
      Walaupun di awal perkuliahan aku masih kurang menikmati jurusan ini, tapi karena prinsipku tadi, aku mulai mencoba untuk membiasakan diri berbahasa Inggris.
      Awalnya, aku melatih listening skill dengan mendengarkan lagu-lagu berbahasa Inggris dengan tempo cepat, sedang, dan lambat sekaligus memperhatikan bagaimana cara pengucapannya.
      Selanjutnya, aku melatih writing skill dengan menulis diary berbahasa Inggris tanpa membuka kamus. Lalu beberapa hari kemudian, aku akan kembali membaca tulisan itu sambil membolak-balik kamus.
      Sedangkan untuk speaking sekaligus reading skill, aku lebih suka membaca teks berbahasa Inggris dengan bersuara, bukan membaca di dalam hati.
      Jika ada kata yang tidak aku ketahui pengucapannya, aku akan mengeceknya di phonetic transcription yang ada di kamus.
      Hal-hal tadi memang tidak setiap hari aku lakukan semuanya, kecuali listening karena aku merasa aku sangat kurang dalam hal itu.
      Jadi, saranku, coba latih skill-skill tadi dengan cara yang menurutmu tidak menjenuhkan.
      Jangan takut untuk meminta teman mengajarimu karena pasti mereka tersanjung dapat mengajarimu hehe
      Semangat ya, semoga sukses! :)

      Delete
  26. Seneng banget nemu postingan ini. makasi ya mba nina :)

    jadi bener ya ga masalah ambil jurusan bahasa inggris walau inggrisnya nggak bisa? . bisa belajar kan ya mba dari nol lagi?:).

    karena saya IRT 2 anak, dulu belum kuliah. saat ini saya lagi BUTUH banget ilmu bahasa inggris, dan mulai malu tiap mengisi data apapun hanya lulusan SMU.
    sudah bolak balik kursus english,sampai private, tapi koq ga pinter2 :(.

    jadi sekalian aja saya niatin kuliah, siapa tau dengan kuliah saya kepepet belajar & kepingin bisa.

    Rencananya saya akan ambil D3 bahasa inggris, kelas sabtu saja dari pagi sampai sore, di STBA pertiwi. bener ya mba ga masalah walau ga bisa bahasa inggris? di niatin pengen belajar banget :(.

    makasi respon nya ya mba nina

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah, makasih :)
      Iya, nggak masalah kok karena semua benar-benar dimulai dari nol dan tiap semester ada semacam levelnya.
      Jadi kalo belum lulus level tertentu, ya semester berikutnya harus perbaikan dulu sebelum naik level.
      Itu salah satu sebab kenapa mahasiswa semester tua tapi masih sering ngampus, ya cuma karena harus perbaikan mata kuliah yang rata-rata bertingkat/bersambung hehe
      Semangat ya, semoga sukses :D

      Delete
  27. salam kenal mbak Nina Razan,
    makasih postingan nya ya..
    sangat berguna bgt buat aku.
    boleh tau gak mbak kuliah di mana ? hehe..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Halo, salam kenal juga :)
      Makasih juga ya udah sempetin baca dan komen hehe
      Aku kuliah di Universitas Diponegoro, Semarang.

      Delete
  28. hai, salam kenal mbak nina. saya sekarang kelas XII dan berencana melanjutkan ke sastra inggris, bisa gak anak ipa diterima di sastra inggris melalui snmptn ? makasih :)
    saya juga ingin kuliah di undip

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hai, salam kenal juga yaa :)
      Kalau menurut aturan SNMPTN taun ini, saya kurang tahu.
      Tapi waktu saya ikut SNMPTN, siswa IPA bisa masuk Sastra Inggris karena saya sendiri dulu dari Jurusan IPA hehe
      Semangat ya!

      Delete
  29. betul, banyak kok yg alumni sastra inggris yg salah satunya bekerja di bank dhi bank officer. aku kerja di bank BUMN , tdnya D3 sastra inggris lanjut malah ke pendidikan bahasa inggris..dan jangan salah loh khususnya di dunia perbankan setiap test utk kenaikan grade a.l jalur ODP (officer) atau masuk pertama kali di bank wajib musti test bahasa inggris..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Cool!
      Yups, bahkan senior dari jurusan lain sering minta ajarin bagaimana cara menghadapi tes Bahasa Inggris, baik tertulis maupun lisan.
      Salah banget kalau ada yang bilang belajar Bahasa Inggris itu nggak penting hehe

      Delete
  30. Salam kenal Kak Nina, postingan nya keren dan menginspirasi saya.
    Kak Nina, kata temen ku FIB Undip khususnya sastra Inggris itu masuknya Soshum berarti materinya IPS kan? Sedangkan saya lulusan IPA th 2014. Masalahnya saya ingin mengikuti SBMPTN 2015, apakah saya harus belajar materi IPS agar bisa lolos SBMPTN? Terima kasih :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Halo, salam kenal juga :)
      Terima kasih atas pujiannya hehe
      Saya lulusan 2011 dari jurusan IPA, bahkan kelas akselerasi.
      Tentu saya belajar materi IPS karena saat mendaftar kuliah, saya pilih jalur IPC (IPA dan IPS).
      Saat itu saya pilih Kedokteran yang masuk dalam jalur IPA dan Sastra Inggris yang masuk dalam jalur IPS.
      Semoga sukses! :)

      Delete
  31. Makasih infonya ka:)
    Saya kelas 3 sma jurusan ipa, saya pengen banget masuk bahasa & sastra jepang / sastra inggris, banyak yg bilang termasuk kakak saya kalo pendidikan dan sastra itu sama, tapi setelah saya membaca ini saya bisa buktikan kalo pendidikan & sastra itu beda, dan setelah baca blog kakak juga saya semakin memantapkan keinginan saya untuk mengambil bahasa & sastra:)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sip, semoga bermanfaat ya.
      Makasih juga udah mampir dan coret-coret di sini hehe
      Semangat meraih cita-cita, sukses selalu :D

      Delete
  32. Ka, sastra inggris itu hanya fokus mempelajari karya tulis/ilmiah dalam bahasa inggris atau gimana sih? terutama di semester pertama

    ReplyDelete
  33. ka, saya kelas XII SMA mau tanya, sastra inggris itu hanya fokus mempelajari karya tulis/ilmiah dalam bahasa inggris atau gimana sih? terutama di semester pertama.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yang dipelajari bukan karya tulis/ilmiah, tapi mulai dari pendalaman keahlian berbahasa Inggris sekaligus mempelajari ilmu sosial dan politik Amerika Serikat dan Inggris yang ditinjau dari buku-buku umum serta artefak sastra (baik itu tertulis maupun audio visual seperti film). Selain itu, ada juga mata kuliah bahasa asing untuk beberapa semester (kalau di kampus saya ada Bahasa Korea, Jepang, dan Perancis). Itu berlaku sejak semester pertama hingga terakhir. Lalu, di semester akhir, ada juga mata kuliah journalism (jurnalistik), public relations (kehumasan), dan english language teaching (pengajaran bahasa inggris). Makanya, ada yang bilang, Sastra Inggris punya kemiripan dengan Jurusan Hubungan Internasional dan Ilmu Komunikasi.

      Delete
    2. Oh gitu ya, terus sistem belajarnya gimana sih kak? Apa selalu writing atau gimana? Menurut kaka pembelajarannya menyenangkan gak? Hehe

      Delete
  34. selamat malam kak. aku habis baca blog kaka. ada sedikit yang mau aku tanya2 dan curhat hehe. boleh minta emailnya kak? terimakasih^^

    ReplyDelete
  35. Siang kak..

    Saya mau nanya mih. Adakah persama an atau perbedaan dalam pelajaran Sastra Inggris dan Pendidikan Bahasa Inggris?
    Soalnya saya bingung mau pilih yg mana.
    Makasih kak:D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Siang juga :)
      Wah, itu kan sudah aku jelasin di artikelku. Nggak dibaca sampe selesai ya?
      Masa aku tulis ulang di sini hehe
      Coba dibaca sampai selesai yaa

      Delete
    2. Oia udah kak. Saya aja yg gakserius bacanya.
      Makasih ya kak:D
      Sukses terus! ♥

      Delete
    3. Makasih juga udah mampir dan kasih comment hehe
      Sukses juga ya buat kamu, semangat raih cita-cita, jangan galau :D

      Delete
  36. Hi ka salam kenal..
    Tahun 2015 saya berencana untuk kuliah sastra inggris dan orang sekitar saya nanya yg macem2 sama seperti yg kk bilang.. saya jadi ragu, mereka bilang knp ga kursus aja? sama aja kan belajar b.inggris juga? tp saya tau kalau sastra inggris tentu beda sama kursus b.inggris.. dan saya makin mantap buat kuliah di jurusan ini.. tp ada kendala, saya pemalu. sastra inggris juga belajar puisi,& drama.. itu pasti ditampilin di dpn umum kan :( dan b.inggris saya juga ga bagus..
    tadinya saya berpikir buat kursus b.inggris aja karna yang saya incer skill berbahasa inggris bukan sastranya.. dan sekarang saya jadi bingung mau kuliah sastra inggris atau kuliah b.inggris saja..
    mohon bantuannya ya. makasih :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hai, salam kenal juga :)
      Ah, nggak cuma kamu kok, bahkan dulu aku superpemalu dan kemampuan berbahasa Inggris pun minim.
      Tapi buat nentuin jurusan itu harus sesuai minat, kalau ga sesuai minat ya mending cari yg lain.
      For me, if we love something, we will struggle for it and give our best effort to achieve it.
      Jadi, pilihan itu ada di tanganmu.
      Fokus pada cita-citamu, jadikan kelemahan sebagai kelebihan (lebih giat berusaha dan berdoa biar bisa).
      Mantapkan hatimu, tentukan pekerjaan apa yg kamu inginkan setelah lulus, lalu kamu cocokkan, pekerjaan itu lebih tepat dicapai kalau kamu kuliah di jurusan apa.
      Semangat ya. Kalau kamu muslim, bisa salat istikharah kalau masih galau :)

      Delete
    2. makasih ka buat sarannya :)
      tapi mungkin gak ya seseorang yang tdk tertarik sama sastra itu mencoba masuk ke dunia sastra yg penuh sama puisi, drama & cerpen. Atau mungkin kk punya pengalaman pribadi / temen yg tadinya ga suka sastra jadi tertarik sama sastra. Mungkin pengalaman itu bisa jadi referensi buat saya :D

      Delete
    3. Iya, terima kasih kembali.
      Saya sendiri! Tapi faktanya, kuliah di Jurusan Sastra Inggris tidak selalu bertemu dengan puisi, novel, film, dll. Di jurusan ini, ada tiga peminatan yang harus diambil pada semester tiga, yaitu bahasa (linguistics), sastra (literature), dan kajian budaya (american/british cultural studies). Karena saya lebih tertarik dengan kajian budaya (jangan hanya berpikir soal tarian, musik, dan gaya hidup) dan nilai saya cukup untuk mendaftar di peminatan itu, jadi kuliah saya fokus pada kajian budaya meski terkadang saya memilih artefak sastra sebagai referensi di samping buku nonfiksi. Toh bagi saya, sastra tidak melulu imajinasi belaka, tidak sedikit kisah nyata yang dikemas dalam karya sastra untuk membuatnya lebih menarik. Kajian budaya juga bukan berarti mempelajari budaya barat dalam hal tata busana dan gaya hidup utk diterapkan dlm kehidupan nyata seperti paradigma masyarakat yang tidak paham. Kajian budaya itu beragam, ada budaya politik, ethnics and ethnicity, sistem dan riwayat pemerintahan, sejarah, gaya hidup, isu-isu yg telah dan sedang berkembang di US dan UK, serta masih banyak lagi. Banyak hal yang dapat digali dari sebuah artefak sastra, bukan soal imajinasi penulisnya, melainkan banyak aspek yang menjadikannya dikenal banyak orang. Itulah yang akhirnya membuat saya terbiasa dengan hal berbau sastra dan menjadikan saya dapat membuka wawasan seluas-luasnya.
      Semoga bermanfaat :)

      Delete
    4. oh begitu :D tadinya saya pikir jurusan sastra itu lebih banyak mempelajari puisi, novel / karya sastra lainnya yg ditujukan utk membentuk mahasiswanya menjadi 'sastrawan' dengan dibekali kemampuan bahasa / kajian budayanya (american/british cultural studies)

      Delete
    5. Balik lagi ke peminatannya, salah satu dari tiga aspek (bahasa, sastra, dan kajian budaya) ditonjolkan. Tapi, seluruh mahasiswa Sastra Inggris pasti mendapat bekal ketiga aspek tsb. Jadi, ya semua kembali sesuai peminatannya, tidak bisa dipukul rata satu jurusan meski sebagian materi ketiga peminatan itu sama hehe

      Delete
    6. makasih banget buat pencerahannya :D
      kalo boleh tau sekarang kk kerja di bidang apa? dan pekerjaan apa si yang realistis bakal di dapat setelah lulus jurusan sastra inggris?

      Delete
    7. Makasih kembali, cermati saja artikel saya, sudah terjawab kok :)

      Delete
  37. Kak, saya kelas 12 ipa. Kalo daftar snmptn bisa pilih sastra inggris gak? Atau harus ikut sbmptn?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Saya juga dulu dari jurusan IPA. Tapi saya ambil jalur IPC.
      Waktu itu, IPC ada di SNMPTN, SBMPTN, dan semua jalur masuk PTN/PTS :)

      Delete
  38. oh gitu, terus sistem pembelajarannya gimana kak? apakah banyak menulis atau gimana? menyenangkan gak menurut kaka? hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Semua jurusan pasti ada tugas menulisnya, bukan cuma jurusan sastra hehe
      Menurut saya menyenangkan, karena saya tidak hanya kuliah tapi juga ikut beberapa organisasi kampus jadi saya tidak merasa jenuh :)

      Delete
  39. Aku senang sastra karena aku hoby membca dan mnulis,aku ngincer sastra inggris krena aku lihat cakupannya sangat luas.disamping itu aku orangnya sangat senang mencari tau hal hal baru,tapi smpai saat ini keingintahuanku harus trbtasi dgn skill bhsa inggris yg sgt buruk.aku memang malas belajar bhsa inggris krena mnurutku sangat susah,beda dengan bahsa indonesia.tapi begitu menyadari aku butuh skill itu,mkanya aku belajar.tp tetap aj sering lupa,tertukar dan ga bisa kumengerti...pdhal sumpah,kepengen banget....

    ReplyDelete
    Replies
    1. Tidak ada kata keterbatasan skill jika sudah punya niat.
      Kalau diterima di Jurusan Sastra Inggris, bisa learning by doing dengan lebih baik dibanding dengan orang yang diterima karena iseng atau coba-coba tanpa ada niat serius :)

      Delete
  40. Aku juga sastra,krena aku memang hobinya membc dn mnulis.aku pngen msuk sastra inggris krena dsna cakupannya sangat luas mnurut aku.disamping itu aku juga orangnya senang akan hal hal baru,tapi ksenangan itu hrus trbtasi dgn skill bhsa inggrisku yg sangat buruk.aku slalu brusaha terbuka ntuk memahami bhsa itu tp tetap saja sulit kufahami,sering lupa dan tertukar.aku senang mndgrkn lagu barat juga menonton barat tpi tetap aj aku susah untuk blajarnya.tlong tips nya...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bisa karena terbiasa, terbiasa karena ada pembiasaan.
      Belajar ga bisa sekali dua kali, ga bisa langsung bisa, semua butuh proses dan cari caramu sendiri biar ga jenuh ngejalanin proses itu.
      Semangat ya :)

      Delete
  41. klo lulusan bahasa inggris cuma jadi guru yah ka?
    nah kalo lulusan sastra inggris prospeknya kerjanya lebih luas yaah ka?
    kebetulan di uin ada jurusaan bahasa dan sastra inggris..
    nah yg ingin aku pertanyakan setelah lulus dari jurusan itu apakah aku bisa menjadi guru dan mempunyai prospek kerja yg luas spt lulusan sastra inggris? (ke dua duanyaa)
    jwb yaaaaa......

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kata kuncinya bukan pada kata bahasa, tapi kata pendidikan.
      Kalau Jurusan Pendidikan Bahasa Inggris, pasti bisa jadi guru.
      Kalau Jurusan Bahasa dan Sastra Inggris atau Sastra Inggris sama-sama tidak bisa jadi guru, ayo baca yang teliti :)

      Delete
  42. Nice post kak :D
    Saya sekarang kelas 12, rencana mau ngelanjutin ke sastra Inggris
    Mau tanya, diatas kan dijelasin kalo ditahun ajaran kedua bisa milih peminatan
    Apakah setiap peminatan peluang kerjanya sama ?
    Mohon pencerahannya :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terima kasih..
      Semua peminatan di Sastra Inggris punya peluang kerja yang sama karena dalam tiap lowongan pekerjaan yang membutuhkan lulusan Sastra Inggris, tidak disebutkan lulusan Sastra Inggris dari peminatan apa yang dibutuhkan dalam pekerjaan tersebut.
      Semangat ya, semoga sukses :)

      Delete
  43. Salam kenal kak Nina. Aku suka banget sama postingan kakak.
    Oiya, aku juga anak Sasing di salah satu PTS di Jogja.
    Aku mau nanya kak. Pasti ada makul listening kan? Nah yg mau aku tanyain, gimana kiat dan cara jitu supaya jago listeningnya? Aku ini lemah dalam listening apalagi conversation yg cepet gitu. Makasih sebelumnya kak dan makin sukses buat kakak ;)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hai, salama kenal juga ya.
      Makasih buat komentarnya :)
      Pasti ada dong. Awalnya juga aku susah paham sama conversation yang cepet, apalagi kalo yang ngomong native speaker.
      Tapi yang namanya bisa memang harus terbiasa dulu dan terbiasa dari pembiasaan.
      Aku suka dengerin lagu Bahasa Inggris tanpa liat teksnya, terus aku tulis menurut versiku, baru deh cek di google gimana lirik yang bener.
      Kadang juga nonton film Bahasa Inggris pake dua subtitle, Inggris sama Indonesia.
      Jadi, kalo pas ada adegan yang conversationnya cepet bgt, aku pause dulu terus aku baca subtitle Bahasa Inggrisnya.
      Mungkin itu bisa dicoba, tapi harus berkali-kali ya jangan cuma sekali dua kali biar terbiasa hehe.
      Semoga membantu, semangat dan sukses juga buat kamu :D

      Delete
  44. Salam kenal kak Nina. Aku suka banget sama postingan kakak.
    Oiya, aku juga anak Sasing di salah satu PTS di Jogja.
    Aku mau nanya kak. Pasti ada makul listening kan? Nah yg mau aku tanyain, gimana kiat dan cara jitu supaya jago listeningnya? Aku ini lemah dalam listening apalagi conversation yg cepet gitu. Makasih sebelumnya kak dan makin sukses buat kakak ;)

    ReplyDelete
  45. salam kenal ka..:):)
    kak saya pernah dengar informasi kalau pengen jadi guru itu jurusannya ambil p.bahasa inggris,bukan sastra..tapi kalau ambil jurusan p.b.inggris..kita itu fokusnya ke cara ngajarnya dibanding plajran b.ingrisnya yg detail...
    jadi saya memutuskan untuk ambil sastra karena blajar b.inggrisnya lebih detail..tapi saya pengen jadi guru atau dosen..jadi gimana dong kak.....pencerahannya dong...:):):)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hai, salam kenal juga..
      Kalau jadi dosen, semua jurusan bisa jadi dosen. Tapi kalau kamu lebih pengen jadi guru, setelah lulus S1, kamu bisa ambil akta 4 buat bisa jadi guru. Sayangnya, nggak semua perguruan tinggi menyediakan fasilitas itu jadi kamu harus cari tau semua secara detail menjelang kelulusanmu nanti.
      Semoga sukses :)

      Delete
  46. Salam kenal kak :)
    Kak, aku sebenernya minat ke jurusan bahasa inggris karena sering baca novel dan suka listening dari film yg aku tonton kalo karena dasar itu kira kira menurut kakak cukup kuat ga buat masuk sasing?

    Oh iya, aku kan masuk di jurusan ipa kelas xii skrg ka, orangtuaku ga terlalu suka kalo aku masuk jurusan sasing karena kemampuan ipa ku bisa dibilang bagus katanya 'buat apa kalo ujungujungnya masuk sasing?' Apa dulu kakak sprti aku?pengalaman sm orgtua kakak gmn? Minta sarannya ya ka makasih banyak :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hai, salam kenal juga :)
      Jangan terlalu memikirkan bagaimana kamu ketika sudah diterima di Sasing, karena cepat atau lambat pasti kamu akan beradaptasi dengan sendirinya.
      Sekarang, pikirkan dulu bagaimana kamu bisa diterima di Sasing karena untuk masuk Perguruan Tinggi, yang dinilai adalah nilai akhir bukan nilai per mata pelajaran,
      Aku juga dulu jurusan IPA, bahkan di kelas akselerasi atau percepatan di mana sebagian besar lulusannya menjadi dokter. Papaku pun lulusan ITB yang pengen anaknya juga kuliah di Fakultas Teknik.
      Jadi, tanpa mengurangi rasa hormat pada orang tua, aku ambil jalur IPC, di situ ada tiga pilihan jurusan.
      Dua jurusan adalah keinginan orang tua dan satu jurusan lagi adalah jurusan yang aku inginkan.
      Selanjutnya, tinggal berusaha dan berdoa.
      Biar Tuhan yang tentukan mana yang terbaik untuk kita hehe
      Semoga bermanfaat, sukses :)

      Delete
    2. Wah iya sama ka, aku juga aksel dan karena temen temenku semua milih ipa yg sebagian besar teknik, dan cuma aku aja yg minat sasing di kelasku. Dulu kakak memang punya passion di sasing?atau dulunya kakak ada jurusan lain yg diminati? Dan apa yg buat kakak tahan dan mantap buat milih sasing? Makasih banyak ka :)

      Delete
    3. Dulu nggak ada passion sama sekali di Sasing karena milih jurusan ini cuma iseng, tapi setelah dijalani aku dapat banyak pelajaran, pengalaman, dan prestasi lebih dari teman-temanku yang lain. Itu yang buat bertahan.
      Iya, sama-sama :)

      Delete
  47. mba, bedanya gelar S.S dan S.Hum itu apa ya? tolong jelaskan secara rinci ya. terimakasih

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hanya berbeda karena nama fakultasnya. Kalau lulusan Fakultas Sastra, gelarnya S.S. Kalau lulusan Fakultas Ilmu Budaya atau Fakultas Humaniora, gelarnya S.Hum :)

      Delete
  48. sista.... ane pingin ke sastra inggris tapi takut salah jurusan lantaran ga suka karya tulis macam puisi, prosa dll.
    ngeliat tulisan sista kalo di tahun kedua ada pilihan peminatan( ga mesti literature macam bikin karya tulis) ane semangat lagi heheheh.

    diliat dari pilihan peminatan yg sista tulis ane tertarik ke linguistic.
    nah pertanyaan ane, kalo ane pilih peminatan linguistic apa ane ga wajib bikin karya tulis macam peminatan literature?
    mohon dijawab ya sist :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah, panggilannya kayak online shop yaa..
      Tolong dicatat, karya tulis beda dengan karya sastra. Puisi, prosa, cerpen, naskah drama, naskah film dll adalah karya sastra, bukan karya tulis. Karya tulis bisa berupa esai, artikel ilmiah, dll.
      Mahasiswa yang kuliah di jurusan apapun, pasti punya tugas membuat karya tulis karena hal itu sudah menjadi ciri dari Perguruan Tinggi. Jadi jangan anggap ada mahasiswa yang tidak pernah mendapat tugas membuat karya tulis. Pasti pernah, sekalipun dia dari jurusan eksakta (kelompok IPA).
      Jika tidak mengambil peminatan sastra (literature) pun, ada mata kuliah pengenalan sastra (introduction to literature) yang bisa jadi ada tugas membuat karya sastra. Tapi itu tergantung dosennya. Bisa juga hanya tugas menelaah karya sastra, bukan membuat.
      Tapi mata kuliah itu hanya ada pada semester pertama, selanjutnya sudah tidak ada.
      Sukses :)

      Delete
  49. Halo kak Nina!
    Waktu baca ini kebetulan aku lagi bingung, Kak.
    Awalnya, aku mau pilih jurusah Hubungan Internasional UNPAD buat daftar SNMPTN, tapi aku sedikit pesimis takut ternyata gak diterima pas lihat passing grade nya. Terus kakak kelasku juga dulu belum ada yang bisa lolos HI UNPAD. Terus aku jadi mikir takut sampe nanti SNMPTN nya gak diterima, pas SBMPTN nya juga.
    Akhirnya aku pengen coba Sastra Inggris karna emang seneng sama tulis menulis dan seneng belajar bahasa Inggris dan passing grade untuk Sasing juga lebih kecil dari HI.
    Menurut kak Nina enaknya gimana ya? Mending masuk Sasing atau tetep nekat ke HI? Thankyou kak!

    ReplyDelete
    Replies
    1. Mantapkan hatimu, kelak kamu mau ngelamar kerja sebagai lulusan HI atau Sastra Inggris.
      Minta saran ke orang tuamu, mungkin kamu akan dapat pencerahan,
      Semangat :)

      Delete
  50. nice post. (y).
    Insya Allah. sya akn melanjutkn jurusn ini jga gan.

    ReplyDelete
  51. Assalammu'alaikum. mbak.
    saya mau tanya mbk. tahun ini kan saya tamat. sya skolah SMK jurusan Tehnik komputer Jringan (TKJ).
    guru saya bilang klau kmu ingin mahir komputer kmu harus menguasai bhs. inggris. sedangkn sya msih dasar skli bhs inggris. dan hati saya ingin sekli menguasai bhs inggris. biar mahir komputer.

    yang saya tanyakan menurut mbk. jikalau sya nanti mengambil sastra bhs inggris.
    trus kira" ada gak pelajaran peminatannya ke komputer..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalo mata kuliah Teknologi Informasi ada, tapi tidak ada peminatan komputer.
      Silakan simak artikel saya, peminatan apa saja yang ada di Jurusan Sastra Inggris.
      Terima kasih, sukses :)

      Delete
    2. ohh.gitu mbk
      gue ini kan ingin bisa bhs inggris trus bisa komputr.
      mnurut mbk. bagusnya??
      kuliah ngmbil sastra bhs. inggris. smbil kursus komputer.
      atau kuliah ngmbil jrsan komputr sambil kursus bhs inggris.

      Delete
    3. Yakinkan dirimu sendiri, akan bekerja sebagai apa kamu kelak, apa yang paling menarik dan kamu butuhkan.
      Semangat, semoga sukses :)

      Delete